Official Website|Synthesis Development

. Menu

Benarkah Hunian Rp.350 Juta Hanya Hitungan Jari?

Benarkah Hunian Rp.350 Juta Hanya Hitungan Jari?

Hunian Vertikal (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Berdasarkan data, jumlah apartemen seharga Rp.350 juta atau di bawahnya bisa dihitung menggunakan jari.

Pertama ada LRT City di Ciracas, Jakarta Timur. Apartemen yang dikembangkan PT Adhi Karya (persero) Tbk lewat departemen Transit Oriented Development (TOD) dan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) tersebut dibandrol Rp.300 juta.

Kedua ada Pantai Indah Kapuk 2 Tokyo Riverside di Jakarta Utara. Agung Sedayu Group menjual unit-unit apartemen di sana dengan harga Rp.248 juta hingga Rp.604 juta.

Lalu, Apartemen ketiga ialah East 8 Cibubur di Jakarta Timur. PT Karya Cipta Group memasarkan apartemennya senilai Rp.292 juta.

Masih di Jakarta Timur, yaitu di Cijantung ada apartemen dengan harga di bawah Rp.350 juta di dalam proyek Prajawangsa City bestan PT Synthesis Karya Pratama yang dijual senilai Rp.300 juta.

Apartemen kelima yakni Sentra Timur Residence. KSO PT Bakrie Pangripta Loka dan Perum Perumnas memasarkan unit-unit apartemen Shappire Tower sekitar Rp.300 juta.

Selanjutnya, Jakarta Living Star yang dikembangkan PT Sindeli Propertindo Abadi hanya Rp.260 juta per unit untuk tipe kecil.

Adapun apartemen dengan harga Rp.350 juta ke bawah kondisinya masih serupa yang dialami sektor rumah tapak.

Proyek apartemen dengan harga tersebut masih banyak berada di kawasaan penyangga ibu kota seperti Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Baca Juga :
Menteri PUPR Dukung Pengembangan Kota Bekasi

Adapun untuk rumah, hingga sekarang, Program DP Rumah 0 Persen masih dinilai tak mungkin bisa terlaksana di Jakarta. Tidak hanya harga lahan yang selangit, namun juga memberatkan APBD DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta harus mengalokasikan menggelontorkan dana Rp.67,6 triliun untuk membayar DP Rp.52 juta bagi 1,3 juta rumah tangga yang belum mempunyai rumah.

Fakta bahwa di Jakarta sekarang sudah tak tersedia rumah formal dengan harga di bawah Rp.350 juta. Rumah formal yang dimaksud ialah rumah tapak (di atas tanah) pertama atau primary home.

Riset ahli properti melaporkan, rumah dengan harga di bawah Rp.350 juta terletak di kawasan penyangga Jakarta, seperti Tangerang, Bogor, dan Bekasi.

Sedangkan riset lainnya menunjukkan, 95 persen rumah yang dipasarkan sekarang ini telah menyentuh angka Rp.480 juta ke atas, sedangkan harga rumah di bawah angka tersebut hanya 5 persen.

Komposisi nyaris sama terjadi di area penyangga seperti Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Rumah dengan harga di atas Rp.480 juta sekitar 78 persen, sisanya di bawah harga tersebut.

Padahal, warga Jakarta yang dapat mengakses rumah dengan harga di bawah Rp.480 juta malah berada di posisi mayoritas.

 

Sumber : http://inapex.co.id/benarkah-hunian-rp-350-juta-hanya-hitungan-jari/