Official Website|Synthesis Development

. Menu

Pengembangan Kawasan Berbasis TOD Menggerakan Perekonomian

Konsep pembangunan perlu disesuaikan terhadap sistem transportasi umum yang ada atau yang direncanakan, dan konsep pembangunan tersebut disebut Transit Oriented Development (TOD).

Salah satu prioritas kebijakan Presiden Joko Widodo di masa pemerintahannya saat ini adalah mempercepat proyek strategis nasional, termasuk penyediaan lahan dan penyederhanaan izin, serta pembangunan infrastruktur.

Selain itu dalam kebijakan ekonomi Joko Widodo ingin meningkatkan investasi di bidang properti dengan mendorong pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satunya adalah dengan menggalakkan pembangunan infrastruktur di banyak sektor, termasuk transportasi. Tak heran jika kita lihat sekarang ini banyak dibangun pelabuhan dan lapangan udara di Indonesia, atau jalan-jalan baru dan jalur kereta api untuk angkutan darat, hingga transportasi massal di 6 kota metropolitan dan 17 kota besar di Indonesia.

Untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah semakin tingginya mobilitas masyarakat urban, maka dibutuhkan pendekatan yang komprehensif untuk pengembangan kota. Konsep pembangunan harus sejalan dengan konsep mobilitas warga Jakarta.

Jakarta, sebagai Ibu Kota negara, tentu mendapat perhatian khusus. Ada sembilan sistem transportasi massal yang dikembangkan di wilayah Jabodetabek. Dari light rail transit (LRT) yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta, LRT Kementerian Perhubungan, LRT Jababeka, mass rapid transit (MRT), kereta api bandara, kereta cepat, automatic people mover system (APMS), commuter line, hingga bus rapid transit (BRT).

Hal senada juga disampaikan oleh Yoga Adiwinarto, Country Director The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP). “Arah pengembangan yang berorientasi pada angkutan umum Transit Oriented Development (TOD) merupakan keharusan. Hunian-hunian baru di tengah kota harus memiliki tata-guna lahan campuran (mixed-use), yang dapat digabungkan dengan pertokoan, kantor maupun pasar dan supermarket”. Konsep compact city dan transit oriented development (TOD) dinilai Yoga sangat bagus untuk transportasi perkotaan. Dalam konsep tersebut penataan ruang diorientasikan pada pusat-pusat pelayanan angkutan publik bukan pada jaringan jalanan, sehingga memudahkan perjalanan bagi masyarakat yang berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk menuju pusat transit.

Julius Warouw, Managing Director Synthesis Square menambahkan, “sektor properti akan terdongkrak signifikan tetapi tidak dalam waktu dekat. Karena pengembangan infrastruktur merupakan investasi jangka menengah dan panjang.” “Pasti, akan berdampak dan membawa nilai ekonomis. Orang semakin realistis. Beli rumah pasti dekat dengan jaringan infrastruktur. Kami pun mengembangkan properti di sekitar wilayah dengan akses dan kondisi infrastruktur memadai,” tutur Julius.

 

Tentang Synthesis Development

Synthesis Development adalah perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki beragam proyek di bidang properti, ritel, apartemen, perumahan, superblok, kantor, dan hotel. Synthesis Development akan terus menciptakan karya terbaik dalam pengembangan properti di Indonesia, dan terus berusaha untuk menciptakan ruang hidup yang nyaman dan menyenangkan. Proyek terbaru Synthesis Development diantaranya: Bassura City, Mall@Bassura, Synthesis Residence Kemang, dan Synthesis Square.

www.synthesis-development.id

 

Tentang Synthesis Square

Synthesis Square adalah salah satu proyek terbaru darI Synthesis Development, merupakan mixed use area yang sedang proses pengembangan, berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Synthesis Square dengan lahan seluas 1,6 Ha akan didedikasikan untuk pembangunan gedung perkantoran, apartemen, hotel dan pusat ritel.

www.synthesis-square.id

 

Tentang Samara Suites

 

Samara Suites adalah apartemen pertama di Indonesia yang mengusung konsep Business Apartment. Ini adalah perpaduan antara konsep apartemen konvensional dengan service apartment. Dengan konsep ini penghuni dapat menikmati sebuah hunian dengan fleksibilitas dan layanan bak hotel berbintang lima. Business Apartment diharapkan akan menjadi idola baru di dunia apartemen. Samara Suites terletak di kawasan bisnis baru, Synthesis Square, Jl. Jenderal Gatot Subroto bergabung dengan 2 tower, High End Office Tower dan Boutique Office. Selain itu, Samara Suites juga dekat dengan area perkantoran di Gatot Subroto dan Rasuna Said.  Untuk mendukung keperluan sehari-hari dan keperluan berbisnis, Samara Suites memberikan berbagai fasilitas seperti co-working space, business center, meeting room, kolam renang, fitness center, barbeque area, coffeeshop, reflection garden, sauna, dan convenience store.

www.synthesis-square.id/samarasuites

 

Tentang Institute for Transportation and Development Policy (ITDP)

ITDP (Institute for Transportation and Development Policy) adalah lembaga non-profit yang bekerja bersama sejumlah kota di dunia mewujudkan sistem transportasi berkelanjutan dan berkeadilan. Berdiri sejak tahun 1985, ITDP head office berlokasi di New York dan mempunyai perwakilan di 10 negara dan 20 kota di seluruh dunia dengan lebih dari 80 staff. ITDP mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1999 untuk pengembangan non-motorized transport (NMT). Sejak saat itu, ITDP Indonesia terlibat dalam pembangunan TransJakarta, sistem BRT pertama di Asia Tenggara.

www.itdp-indonesia.org

 

Untuk informasi lebih lanjut:

Teresia Prahesti, Corporate Public and Media Relations Manager – Synthesis Development

Email : teresiaprahesti@synthesis-development.id, Telepon: +628 138138 4646