Casablanca Mansion Menjaring Eksekutif Muda di Kawasan CBD

 
Posted on: April 5, 2004

Share the news!

JAKARTA – Bagi para eksekutif yang sehari-harinya berkantor di sekitar pusat bisnis CBD (central business district) Kuningan dan Thamrin, kini semakin banyak pilihan untuk mencari tempat tinggal yang tak jauh dari tempat kerja. Casablanca Mansion The Executive Residence, itulah nama bagi apartemen yang dikembangkan PT Intersatria Budi Perkasa Mulia (IBPM). Lokasinya sangat strategis karena bersebelahan dengan Apartemen Casa-blanca di Jalan Casablanca.

“Konsumen kami akan memperoleh keuntungan karena lokasinya yang strategis. Daripada para eksekutif itu membeli rumah di pinggiran Jakarta yang letaknya relatif jauh, kita coba tawarkan hunian eklusif. Dengan demikian, mereka bisa menghemat waktu,” ujar Budi Yanto Lusli, Direktur Utama PT IBPM.

Developer ini sengaja membidik konsumen (end user) para eksekutif berusia 25-40 tahun. Selain itu, kata Budi, konsumen yang pernah merasakan pengalaman hidup di luar negeri atau mereka yang bergaya hidup kosmopolitan.

Bagi para penghuni apartemen eksklusif nantinya mendapatkan kepemilikan strata title atau hak guna bangunan/HGB (lease hold) selama 30 tahun. Tersedia lima tipe unit yang bisa dipilih, yaitu Tipe Cherry yang dijual seharga Rp 350-380 juta, Tipe Burgundy senilai Rp 670-710 juta, Tipe Grenada Rp 470-500 juta, lalu masih ada Tipe Indigo senilai Rp 550-580 juta, dan unit Tur-quise senilai Rp 740-750 juta. Total unit yang ditawarkan sebanyak 572 unit.

Casablanca Mansion juga bakal dilengkapi dengan sejumlah fasilitas diantaranya areal bisnis, bank, mini market, coffe shop, restoran, dan klinik kesehatan. Selayaknya kelengkapan di apartemen lainnya, Casablanca Mansion The Executive Residence juga dilengkapi fasilitas pengamanan yang terkontrol sehingga memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi penghuni.

Apartemen ini, sekarang masih dalam pembangunan. Berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi, Casablanca Mansion menelan biaya sekitar Rp 160-170 miliar. Proyek diperkirakan rampung pada Maret 2006 dan dapat diserahterimakan kepada konsumen.

“Saat ini masih banyak kebutuhan konsumsi akan apartemen di wilayah Jakarta. Terbukti dengan relatif masih tingginya permintaan akan suplai unit apartemen,” imbuh Budi Yanto Lusli. Terbukti katanya, ketika dipasarkan tiga setengah bulan terakhir dan tanpa promosi apapun, total unit yang terjual mencapai 32 persen dari total unit yang ditawarkan. Budi menargetkan, sebelum akhir tahun 2004 seluruh unit di Casablanca Mansion laku terjual. Untuk itu manajemen PT IBPM akan melakukan grand opening sekaligus open house show unit pada tanggal 28 Mei 2004 mendatang.

Share the news!


Tags:

Related Posts