Rumah Pintar Kian Banyak Peminat

 
Posted on: August 7, 2019

Share the news!

Imron Rosyadi, General Manager Synthesis Development.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekarang memiliki hunian nampaknya tidak lagi sekedar soal lokasi dan desain yang unik dan sesuai keinginan.

Secara jangka panjang, muncul tuntutan untuk memberikan nilai tambah dan kepraktisan ketika tinggal di dalamnya. Tuntutan tersebut mulai terasa di kota-kota besar yang banyak menawarkan fitur rumah pintar.

Tren rumah pintar kian diminati utamanya, karena dipercaya dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Keberadaan rumah pintar dapat membuat penghuninya mengontrol dan menata rumah dengan bantuan internet dan smartphone.

Memasuki semester kedua tahun 2019, sejumlah pengembang yang sebelumnyawait and see, satu per satu mulai meluncurkan proyek perumahan yang tidak sekedar rumah. Lebih dari itu, mereka mengadopsi fungsi rumah pintar untuk menangkap minat konsumen yang semakin selektif.

Tak sekadar membuat penghuninya menjadi lebih tenang, teknologismart home membuat penggunaan energi menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Synthesis Homes misalnya, meluncurkan dua klaster yang terletak di Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Imron Rosyadi, General Manager Synthesis Development menjelaskan, konsep rumah pintar yang diusung adalah paling standar, sehingga ketika penghuni ingin mengupgradenya lebih jauh masih bisa dilakukan.

Dua unit CCTV yang diinstal di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik, AC di kamar tamu dan kamar anak, serta panic button untuk melaporkan masalah keamanan. Semua dapat diakses dari satu aplikasi di ponsel pintar.

Menurut Imron, jika masih ingin menambah fitur lain, smoke detector dan motion detector misalnya, instalasi jaringannya pun sudah siap.

“Dengan konsepsmart home tentu penghuni akan merasa lebih tenang saat bekerja seharian di kantor atau saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. Karena dari jarak jauh sekalipun Anda bisa “mengamati” dan memastikan bahwa segala sesuatu di rumah berjalan dengan semestinya,” jelasnya.

Nata Susanto, Marketing Director Royal Resort Residences mengatakan, pihaknya membangun jaringan kabel optik up 1 gigabyte/second di bawah tanah. Sehingga penghuni bebas dalam menggunakan provider apapun dikarenakan jaringannya sudah dipersiapkan sejak awal.

“Kami juga buat aplikasi yang dirancang oleh tim yang membuat aplikasi qlue di Jakarta. Di aplikasi ini, penghuni dapat mengakses CCTV lingkungan sehingga tamu yang datang atau buah hati yang sedang bermain dapat dipantau, juga dapat membeli keperluan rumah tangga,” katanya.

Share the news!


Tags:

Related Posts