Decluttering Sampah Materi Promosi Synthesis Development

 
Posted on: February 18, 2021

Share the news!

Decluttering pada dasarnya memiliki arti remove unnecessary items from an untidy or overcrowded place. Atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menyimpan barang-barang yang memang dibutuhkan.

Jadi, decluttering itu bukan sekedar kegiatan beres-beres biasa. Bukan sekedar menata barang-barang agar terlihat rapi. Dalam melakukan decluttering, kita harus pandai menyortir barang-barang yang kita miliki.

Namun, akan lebih baik bila barang yang telah disortir tidak sekedar dibuang dan hanya memenuhi bak sampah, melainkan justru bisa bermanfaat bagi orang lain atau lingkungan.

Mendukung dan berpartisipasi dalam menjaga lingkungan merupakan bentuk komitmen Synthesis Development dalam melakukan kegiatan bermanfaat untuk menjaga pelestarian lingkungan dan memberikan dukungan sosial kepada lingkungan sekitar, salah satunya dengan menyulap sampah materi promosi untuk menyelamatkan bumi.

 

Sebagai satu-satunya pengembang di Indonesia yang bertindak nyata dalam kepedulian menyelamatkan lingkungan dari polusi sampah yang semakin memprihatinkan, Synthesis Development berusaha mendaur ulang sampah materi bekas promosi billboard menjadi barang yang memiliki nilai jual. Salah satu bentuk kolaborasi Synthesis Development saat ini yaitu dengan Precious One, yang merupakan sebuah lembaga yang fokus pada pemberdayaan disabilitas. Precious One mendaur ulang sampah bekas media promosi Synthesis Development berbahan vynil untuk kemudian menjadi produk dengan nilai jual.

Pengolahan limbah bekas materi promosi billboard dari tiap proyek Synthesis Development ini dijadikan karya yang beragam. Barang hasil kerajinan ini diproduksi secara khusus oleh teman-teman tuna rungu dampingan Precious One yang tidak kalah dengan hasil karya produk-produk yang banyak dipasarkan di toko.

“Tujuan dari bentuk kerjasama ini kami berupaya menjadikan limbah materi publikasi kami menjadi zero waste atau tidak ada yang terbuang cuma-cuma supaya kami bisa ikut menjaga lingkungan dan juga sekaligus bisa berperan mendukung karya disabilitas,” ujar Ria Karina, Public & Media Relations, Synthesis Development.

Synthesis Development ingin berbagi cerita bahwa sisa limbah produksi dapat menjadi bentuk produk lokal dan karya dari teman disabilitas yang memiliki kualitas baik dan mampu bersaing dengan produk lain.

Share the news!


Tags:

Related Posts